Melihat Arah Perubahan META oleh Moonton
Sebagai salah satu game MOBA mobile paling populer di Asia Tenggara, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) selalu mengalami evolusi. Pembaruan patch secara berkala menjadi bagian integral untuk menjaga keseimbangan gameplay.
Patch terbaru yang dirilis pada Juni 2025 membawa sejumlah perubahan signifikan terhadap berbagai hero dalam game. Dari perspektif teknikal, pembaruan ini terlihat sebagai upaya Moonton dalam menyempurnakan performa hero berdasarkan win rate, pick rate, serta keluhan komunitas kompetitif.
Beberapa hero mengalami nerf drastis demi menjaga keseimbangan antar role, terutama pada posisi jungler dan EXP laner. Sementara itu, buff diberikan pada hero yang mulai terpinggirkan dari skena kompetitif dalam beberapa season terakhir.
Sebagai peneliti dalam ranah game design dan ekosistem MOBA, pembaruan ini bukan hanya perubahan angka. Ini mencerminkan upaya sistematis untuk membentuk ulang META, memicu adaptasi strategi baru, serta menciptakan dinamika kompetitif yang segar.
Hero-Hero yang Terkena Nerf
Ling, Joy, dan Arlott Kena Pangkas Kemampuan Mobilitas
Ling, salah satu jungler assassin dengan tingkat mobilitas tinggi, terkena pengurangan damage dari skill Tempest of Blades. Cooldown juga diperpanjang 1 detik pada level awal, membuatnya lebih mudah dikontra.
Joy, dengan kemampuannya yang gesit, kini mengalami pengurangan efek shield dan durasi ultimate lebih singkat. Sementara Arlott, sebagai EXP laner yang kerap mendominasi pertandingan, kini mengalami pengurangan efek crowd control pada skill Final Slash.
Efek tersebut tidak lagi sekuat sebelumnya, memaksa pengguna untuk lebih berhati-hati dalam timing eksekusi. Ketiga hero ini semula mendominasi pick dalam pertandingan ranked maupun turnamen, menciptakan lingkungan yang stagnan.
Nerf ini bertujuan untuk membuka ruang bagi hero-hero lain agar dapat tampil lebih kompetitif dalam rotasi tim. Efek dominasi yang terlalu besar pada hero tertentu akan menghambat keberagaman strategi. Dengan penyesuaian ini, diharapkan gameplay menjadi lebih variatif dan sehat.
Dampak Nerf terhadap Strategi Tim
Strategi draft pick akan mengalami pergeseran signifikan karena nerf terhadap hero prioritas. Ling yang biasanya menjadi andalan untuk menculik hero belakang kini harus bermain lebih sabar dan berhitung. Joy tidak lagi bisa bermain agresif dengan gaya all-in seperti sebelumnya, mengurangi agresivitas tim di early game.
Dengan berkurangnya dominasi Arlott di EXP lane, banyak tim kemungkinan akan mencoba hero-hero alternatif seperti Lapu-Lapu atau Terizla yang lebih sustain. Perubahan ini bukan hanya tentang statistik, tapi juga pola pikir pemain dalam memaksimalkan efisiensi strategi permainan. Adaptasi akan menjadi kunci utama dalam menentukan arah rotasi tim.
Penyesuaian semacam ini menantang tim profesional dan publik untuk melakukan eksperimen ulang terhadap META yang telah terbentuk. Ini menciptakan fase transisi di mana keterampilan membaca patch lebih penting dari sekadar mekanik bermain. Kesuksesan akan bergantung pada seberapa cepat pemain mengenali perubahan dan memanfaatkannya.
Hero-Hero yang Mendapat Buff Menarik
Vexana, Lylia, dan Alpha Bangkit dari Tidur Panjang
Vexana mendapatkan peningkatan damage area serta kecepatan animasi casting yang lebih cepat. Ini menjadikannya lebih viable di midlane sebagai burst mage sekaligus zoning tool yang efektif. Lylia juga mendapatkan penyesuaian cooldown dan peningkatan damage pada skill 1, membuat rotasinya lebih agresif.
Alpha yang lama terpinggirkan kini mendapat rework minor pada skill Rotary Impact dan peningkatan lifesteal saat menggunakan ultimate. Buff ini memungkinkan Alpha menjadi alternatif jungler semi-fighter yang kuat di mid hingga late game. Ketiganya kini berpeluang besar untuk masuk dalam rotasi META.
Hero underrated yang mendapat perhatian kembali bisa menjadi kejutan dalam turnamen besar. Hal ini juga membuka opsi strategi baru yang lebih fleksibel bagi tim-tim profesional. Komunitas publik pun akan terdorong untuk mempelajari hero lama yang kini kembali relevan.

