Perubahan Signifikan dalam Patch Juni 2025
Dalam dunia esports, data dan meta bukan hanya statistik, melainkan dasar bagi keputusan strategis. Patch Juni 2025 dalam Mobile Legends: Bang Bang membawa perubahan signifikan terhadap dinamika permainan.
Melalui pendekatan observasional dan komparatif, artikel ini menyajikan analisis tier list terbaru berdasarkan winrate, pick rate, dan performa kompetitif. Pembaruan patch ini tidak hanya menyentuh angka statistik dasar seperti damage dan cooldown, tetapi juga memengaruhi gaya permainan tim.
Beberapa hero mengalami peningkatan drastis dalam efisiensi permainan, sementara yang lain justru tersingkir dari rotasi utama. Data ini dikumpulkan dari turnamen tier satu, ranked tier Mythic ke atas, serta statistik publik dari server global.
Dengan pendekatan berbasis data dan pengalaman sebagai pemain profesional serta teknikal analis, artikel ini menyusun tier list berdasarkan relevansi kompetitif, fleksibilitas peran, dan dampak dalam teamfight.
Tier S – Dominasi Tanpa Tanding
Novaria, Wanita Bintang yang Kini Bersinar
Novaria kembali merajai midlane setelah mendapatkan buff pada skill pasif dan cooldown ultimate. Kemampuannya dalam zoning lawan dan membuka map memberikan keuntungan strategis dalam objektif. Dengan item cooldown reduction yang diperkuat, Novaria menjadi ancaman bahkan sebelum late game tiba.
Di ranah kompetitif, Novaria digunakan dalam 83 persen pertandingan MPL regional bulan ini. Kombinasi burst damage dan kemampuan kabur menjadikannya pilihan aman dan agresif. Winrate publiknya mencapai 58 persen, menunjukkan dominasi lintas tingkatan pemain.
Tak mengherankan jika Novaria masuk ke dalam Tier S, menggantikan Valentina yang kini mulai tergeser karena nerf signifikan. Posisi ini bukan hanya pantas, tetapi juga diprediksi bertahan hingga patch selanjutnya.
Fredrinn dan Arlott – Duo Fighter Meta Tank Hybrid
Fredrinn dan Arlott kembali menunjukkan peran vital di EXP lane dan jungle berkat sustain tinggi dan crowd control. Fredrinn tetap menjadi pilihan utama di turnamen berkat ketahanannya dan kontrol area luas. Arlott mendapat peningkatan minor yang berdampak besar dalam duel satu lawan satu.
Fredrinn memiliki winrate sebesar 60 persen di tier Mythic Glory, menjadikannya jungler favorit. Sementara Arlott, yang dulunya niche pick, kini menjadi pilihan utama berkat mobilitas dan potensi inisiasi. Keberadaan mereka mampu mengunci backline lawan dengan efektif.
Kedua hero ini menunjukkan sinergi luar biasa dengan meta roam tank support seperti Minotaur dan Lolita, menciptakan kombinasi CC yang sulit dihindari.
Tier A – Konsisten Tapi Situasional
Beatrix dan Claude – Marksman Spesialis Late Game
Beatrix tetap menjadi marksman serbaguna dengan berbagai senjata yang bisa disesuaikan situasi. Ia kini lebih sering digunakan dalam komposisi late game dengan tank frontline kuat. Sementara Claude kembali dilirik setelah patch meningkatkan lifesteal dan attack speed-nya.
Beatrix digunakan dalam 41 persen pertandingan MPL dan memiliki adaptasi tinggi terhadap berbagai formasi musuh. Claude, meski tidak sepopuler dahulu, mengalami peningkatan 7 persen dalam winrate sejak buff terakhir. Keduanya menunjukkan kekuatan dalam skenario tertentu, terutama saat dilindungi dengan baik oleh support.
Namun, hero-hero ini membutuhkan tim yang terorganisir. Tanpa peeling yang tepat, mereka mudah dikunci oleh hero-hero Tier S yang memiliki burst instan.
Lancelot dan Ling – Assassin Bergantung Timing
Lancelot dan Ling termasuk dalam Tier A karena masih memiliki potensi membunuh backline secara cepat. Namun, penggunaannya sangat bergantung pada eksekusi dan kondisi permainan. Patch Juni mengurangi damage awal mereka, membuat mereka lebih bersinar di mid hingga late game.
Ling digunakan oleh tim-tim agresif dengan gaya high-risk high-reward. Sementara Lancelot lebih fleksibel, namun kesulitan menghadapi meta tank sustain tinggi seperti Fredrinn. Keduanya masih viable, tetapi hanya efektif di tangan pemain mekanikal tinggi.
Kesimpulannya, Tier A bukan berarti lemah, tetapi lebih mengandalkan strategi mikro dan makro yang solid.
Tier B – Mulai Tersingkirkan dari Meta
Valentina, Joy, dan Lesley – Dari Bintang ke Cadangan
Valentina, sang pencuri ultimate, kini kehilangan tempat di kompetitif karena nerf cooldown dan skill copy. Joy, yang dulu jadi pilihan utama di EXP lane, kini kesulitan bertahan melawan hero CC. Lesley, yang sempat populer di tier rendah, kini makin jarang terlihat di tier atas.
Valentina masih memiliki potensi, tapi sangat tergantung pada musuh yang ultinya dapat disalin. Joy kini lebih sering kalah duel dan sulit menjaga lane. Sedangkan Lesley makin tidak efisien dibanding marksman lain dalam teamfight.
Hero-hero ini tetap bisa dipakai di mode kasual atau kombinasi unik, tetapi tidak lagi menjadi pilihan utama dalam ranked kompetitif.

