Berita Amanah dan Terpeercaya

Hero Paling Sering di-Ban di Ranked Mobile Legends Juni 2025

 

Hero Paling Sering di-Ban di Ranked Mobile Legends Juni 2025

Dominasi Meta: Analisis Tren Ban Hero Mobile Legends Juni 2025

Bulan Juni 2025 mencatat lonjakan signifikan dalam preferensi ban hero di mode Ranked Mobile Legends. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari 100.000 match global, terlihat pola larangan yang konsisten terhadap lima hero tertentu. Penelitian ini menelaah faktor penyebab tren ban tersebut dari sisi statistik performa, tingkat kemenangan, dan efeknya terhadap META.

Meta saat ini didominasi oleh hero-hero dengan mobilitas tinggi dan burst damage besar. Selain itu, beberapa hero menampilkan fleksibilitas dalam berbagai role yang memicu kekhawatiran pemain. Keberadaan mereka yang terlalu dominan memaksa mayoritas pemain untuk memprioritaskan ban sejak fase draft.

Studi ini tidak hanya menyoroti nama-nama hero, tetapi juga menjelaskan keterkaitan antara ban rate dan win rate. Dari situ, dapat diambil kesimpulan mengenai keseimbangan game dan prediksi patch nerf ke depan.

Hero-Hero Paling Sering di-Ban dalam Ranked Match

1. Nolan – Sang Assassin yang Overpowered

Nolan mencatatkan ban rate tertinggi sebesar 85% di tier Mythic ke atas. Hero ini dikenal dengan burst damage dan kemampuan repositioning yang sangat sulit ditangani. Kombinasi skill-nya memungkinkan pemain untuk melakukan pick-off instan tanpa bisa ditangkap lawan.

Fleksibilitas Nolan membuatnya bisa dimainkan di Jungle dan bahkan EXP Lane. Statistik menunjukkan win rate Nolan mencapai 60% jika lolos ban, angka yang sangat tidak seimbang. Ini menjadi alasan utama komunitas menekan Moonton untuk segera menyesuaikan kekuatannya.

Peneliti menduga popularitas Nolan akan terus meningkat jika tidak segera dilakukan balancing. Mekanisme invulnerability dalam ultimate-nya dianggap tidak sehat untuk kompetisi yang adil.

2. Joy – Mobilitas dan Sustain di Atas Normal

Joy kembali menjadi hero yang paling dibenci oleh banyak pemain karena skill dash tanpa cooldown jika dikendalikan dengan baik. Hero ini memiliki tingkat kesulitan tinggi, tetapi reward yang ditawarkan sangat besar. Ban rate Joy menyentuh angka 78% di tier Epic ke atas.

Skill combo Joy dapat menghindari crowd control dan memberikan burst yang konstan. Selain itu, ultimate-nya memberikan efek healing yang memperpanjang waktu bertahan di team fight. Hal ini membuatnya sangat sulit untuk di-counter tanpa komposisi yang spesifik.

Penggunaan Joy dalam skena turnamen juga mendongkrak popularitasnya di mode ranked publik. Peneliti menyimpulkan bahwa Joy adalah representasi power hero mekanik tinggi yang perlu perhitungan ulang.

3. Valentina – Hero Pencuri Ultimate yang Mengacaukan Draft

Valentina menempati posisi ketiga dalam daftar dengan ban rate sebesar 72%. Keunikan Valentina adalah kemampuannya untuk mencuri ultimate lawan dan menggunakannya secara langsung. Hal ini menyulitkan strategi lawan yang bergantung pada hero ultimate berbasis area.

Valentina juga unggul dalam poke damage dan zoning saat early game. Kombinasi kemampuan crowd control dan mobilitas membuatnya sering dipilih atau diban. Banyak tim profesional yang menyebut Valentina sebagai "cheat legal" dalam pertandingan kompetitif.

Kecenderungan ini menunjukkan bahwa keseimbangan hero dengan kemampuan copy skill masih menjadi tantangan desain bagi developer. Jika tidak ditangani, Valentina akan terus mendominasi ban slot di tiap match.

4. Fredrinn – Tank Jungler Serba Bisa

Fredrinn membuktikan bahwa hero dengan durability tinggi bisa tetap populer di META agresif. Dengan ban rate mencapai 68%, Fredrinn adalah pilihan utama jungler bertipe sustain. Ia mampu menyerap damage besar sekaligus memberikan crowd control yang mematikan.

Kemampuan regenerasi HP Fredrinn membuatnya sangat sulit untuk ditumbangkan saat war. Selain itu, ultimate-nya mampu mengubah momentum permainan dengan sekali eksekusi yang tepat. Banyak pemain memanfaatkan kekebalannya sebagai pemancing fight.

Analisis ini menunjukkan bahwa pergeseran META tidak selalu menuju burst semata, tetapi juga menghargai durability dan kontrol. Fredrinn menjadi simbol keseimbangan antara defense dan offense yang sulit ditandingi.

5. Kadita – One Shot Combo Specialist

Kadita mencetak ban rate 64% karena potensinya untuk mengeliminasi hero lawan hanya dalam satu combo. Burst damage yang tinggi serta kemampuan menyelam dan menyergap membuatnya sangat ditakuti di mid lane. Hero ini efektif dalam menyerang backline dan hero core.

Satu hal yang membuat Kadita begitu kuat adalah sulitnya membacanya saat akan melakukan inisiasi. Ia bisa muncul dari semak-semak dan langsung menghilangkan marksman dalam satu detik. Statistik mencatat bahwa Kadita memiliki win rate 58% ketika tidak diban.

Dari data tersebut, terlihat bahwa hero burst bertipe assassin-mage seperti Kadita tetap relevan dan bahkan dominan dalam patch terbaru. Keberadaannya mendikte strategi pick dan positioning tim secara menyeluruh.

Lebih baru Lebih lama

ads

Berita Amanah dan Terpeercaya

ads

Berita Amanah dan Terpeercaya
Berita Amanah dan Terpeercaya

نموذج الاتصال